LAZISNU dan LKNU Ranting Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sambangi Warga Sakit, Wujud Kepedulian Melalui Gerakan KOIN NU

oplus_131072

SIDOARJO, Ranting NU Kebonsari – Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Ranting Kebonsari. Didampingi Rais Syuriah Ranting NU Kebonsari, jajaran pengurus melaksanakan kegiatan besuk (sambang) kepada dua warga Nahdliyyin yang sedang sakit, Senin malam (20/7/2026).

Foto: Pentasyarufan hasil KOIN NU untuk warga sakit

Dua warga yang dikunjungi tersebut adalah Hj. Zulifah warga RT 01 RW 01 yang merupakan pengurus MUSLIMAT Ranting NU Kebonsari juga istri dari Rais Syuriah Ranting NU Kebonsari dan H. M. Amin warga RT 01 RW 01 kampung baru, yang saat ini masih menjalani masa pemulihan di kediaman masing-masing.

judul gambar

Ketua LAZISNU Ranting Kebonsari, H. Nur Salim, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program sosial LAZISNU sebagai bentuk kepedulian kepada warga Nahdliyyin yang membutuhkan.

“Kegiatan besuk warga sakit ini adalah salah satu program LAZISNU Kebonsari yang membantu biaya pengobatan, yang bersumber dari infak dan sedekah masyarakat melalui Gerakan KOIN NU,” ujarnya.

Foto: H.M. Amin yang sedang terbaring sakit

Sementara itu, Ketua LKNU Ranting Kebonsari, Hariono Kalam, mengatakan bahwa kehadiran pihaknya tidak hanya untuk melakukan visitasi, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada warga yang sedang sakit.

Kami hadir dalam rangka visitasi sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada warga yang sakit. Ikhtiar berobat harus dibarengi dengan kesabaran dan keteguhan hati agar diberikan kekuatan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Foto: H. Sukamto A.R. membacakan doa di air minum

Pada kesempatan yang sama, Rais Syuriah Ranting NU Kebonsari, H. Sukamto Ahmad Rofi’i, turut memanjatkan doa agar kedua warga yang sedang sakit segera memperoleh kesembuhan.

Semoga warga Nahdliyyin yang sedang sakit segera diberikan Allah SWT kesembuhan dan kesehatan, dapat kembali beraktivitas seperti sediakala, serta kembali beribadah, khususnya melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Al Mubarak Kebonsari,” ungkapnya.

Foto: Pentasyarufan hasil KOIN NU untuk warga sakit

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Gerakan KOIN NU tidak hanya menghimpun infak dan sedekah umat, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. Melalui kepedulian bersama, semangat ta’awun (tolong-menolong) terus tumbuh di tengah masyarakat.

Di akhir kegiatan, para pengurus turut mendoakan seluruh donatur Gerakan KOIN NU agar amal jariyah yang telah disedekahkan diterima oleh Allah SWT, dilipatgandakan rezekinya, serta dikabulkan segala hajat dunia dan akhirat.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal jariyah para donatur Gerakan KOIN NU, menggantinya dengan rezeki yang lebih baik dan lebih banyak, serta mengabulkan segala hajat dunia dan akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.”

Kontributor: Nur Salim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

judul gambar