Dinsos Sidoarjo Titipkan Anak Terlantar di LKSA Al Mubarak Kebonsari, Wujud Kehadiran Negara dan Kepedulian Sesama

Sidoarjo, Ranting NU KebonsariAnak terlantar bukan hanya membutuhkan tempat berteduh, tetapi juga kasih sayang, perlindungan, dan masa depan yang lebih baik. Kepedulian terhadap mereka merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Semangat itulah yang tercermin dalam proses penyerahan seorang anak terlantar kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al Mubarak Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat pagi (17/7/2026).

Foto: Dinsos DIY (seragam muslimah) menyerahkan anak Rizka Sugiati ke Dinsos Sidoarjo (seragam Korpri) disaksikan oleh ibu kandungnya Rizka Sugiati
Foto: Penjelasan dari Dinsos Sidoarjo sebelum serah terima anak ke LKSA Al Mubarak Kebonsari

Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo bersama Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Candi, didampingi pihak keluarga, bersilaturahmi ke LKSA Al Mubarak sekaligus melaksanakan prosesi serah terima anak sebagai tindak lanjut koordinasi lintas daerah dalam penanganan anak terlantar.

judul gambar

Peristiwa ini berawal dari ditemukannya seorang anak terlantar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan hasil pendataan Dinas Sosial DIY, anak tersebut diketahui bernama Rizka Sugiati, berusia sekitar delapan tahun, beralamat di Desa Durungbedug RT 012 RW 003, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Sebagai tindak lanjut, pada 14 Juli 2026, Dinas Sosial DIY mengirimkan surat kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo terkait Pemulangan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Koordinasi tersebut merupakan bagian dari Program Rehabilitasi Sosial melalui kegiatan Rehabilitasi Sosial Dasar bagi Anak Terlantar.

Setelah seluruh proses administrasi diselesaikan, pada Jumat (17/7/2026) ibu kandung anak, Erika Kurniasari, secara resmi menyerahkan putrinya kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, anak tersebut dipercayakan kepada LKSA Al Mubarak Kebonsari untuk memperoleh pengasuhan, pendidikan, pembinaan, serta perlindungan yang layak, sehingga dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

PPKS merupakan singkatan dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, yaitu individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat yang mengalami hambatan dalam menjalankan fungsi sosial sehingga memerlukan pelayanan kesejahteraan sosial. Kategori ini meliputi anak terlantar, anak jalanan, fakir miskin, penyandang masalah sosial, korban kekerasan, korban bencana, hingga kelompok rentan lainnya.

Penanganan anak terlantar sendiri merupakan amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan:

“Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.”

Ketentuan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus menghadirkan perlindungan, pelayanan, dan jaminan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Foto: Penandatanganan Serah Terima Anak dari Dinsos Sidoarjo ke LKSA Al Mubarak Kebonsari

Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Syaiful Hakim, menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir memenuhi kebutuhan dasar anak tersebut.

“Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo akan membantu biaya makan anak selama berada di panti sebagai bentuk negara hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LKSA Al Mubarak Kebonsari, H. Nur Salim, menyampaikan bahwa pihaknya menerima amanah tersebut dengan penuh rasa syukur sekaligus tanggung jawab.

“Kami siap mengasuh dan mendidik anak tersebut dengan penuh kasih sayang. Semoga kelak menjadi anak yang shalihah, berbakti kepada kedua orang tuanya, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pengasuhan anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghadirkan cinta, perhatian, dan pendidikan akhlak. Menurutnya, Islam mengajarkan agar setiap Muslim menumbuhkan kasih sayang kepada sesama, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perlindungan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangi kalian.” (HR. Tirmidzi).

Hadis tersebut mengandung pesan mendalam bahwa siapa pun yang berbuat baik, mengasihi, dan menolong sesama makhluk di bumi akan memperoleh kasih sayang, pertolongan, serta keberkahan dari Allah SWT. Nilai kasih sayang inilah yang menjadi landasan dalam memberikan perlindungan dan pengasuhan kepada anak-anak yang membutuhkan.

Di sisi lain, ibu kandung anak, Erika Kurniasari, tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu putrinya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial DIY, TKSK Kecamatan Candi, serta LKSA Al Mubarak Kebonsari yang telah menerima dan mendampingi anak kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu sekalian,” ungkapnya.

Foto : Pengurus LKSA Al Mubarak dan Pengurus Ranting NU Kebonsari

Prosesi penyerahan tersebut dihadiri oleh lima perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Toyyibatuzzuliani selaku TKSK Kecamatan Candi, serta jajaran LKSA Al Mubarak, yaitu H. Sukamto Achmad Rofi’i dan H. Sardjono selaku Pengawas Ranting NU Kebonsari, H. Nur Salim selaku Ketua LKSA, Ustadz Muhammad Yusuf Ali Mahfudi selaku Pengasuh LKSA, serta ibu kandung bersama anak yang bersangkutan.

Foto : Anak Rizka Sugiati bahagia beraktivitas bersama anak-anak LKSA Al Mubarak

Sinergi antara pemerintah, TKSK, keluarga, dan LKSA Al Mubarak menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan.

Foto : Pembacaan Shalawat Diba’

Pada akhirnya, kepedulian terhadap anak terlantar bukan sekadar menjalankan amanat konstitusi, tetapi juga mengamalkan ajaran Rasulullah SAW tentang kasih sayang kepada sesama. Ketika negara hadir, masyarakat bergerak, dan nilai-nilai kemanusiaan dijunjung tinggi, di situlah harapan baru bagi masa depan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang.

Kontributor: Nur Salim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

judul gambar